KESENIAN KOTA JEMBER
Seni dan Budaya daerah merupakan warisan dengan harga tak ternilai yang
sepatutnya kita lesatarikan. Dalam kenyataannya dewasa ini konsistensi
budaya daerah dari waktu ke waktu semakin memprihatinkan dan semakin
tergeser oleh budaya modern yang lebih digemari oleh generasi muda
sekarang. Banyak sekali dampak negatif yang akan ditimbulkan dengan
semakin tergesernya budaya traditional, yang utama adalah hilangnya
jatidiri suatu wilayah, yang akan berujung hilangnya identitas suatu
bangsa. Jika kita mampu untuk menikmati dan meresapi setiap kesenian
daerah yang kita tonton, sebenarnya budaya asli tidak kalah menarik
dengan budaya modern yang berkembang sekarang, karena biasanya kesenian
daerah yang dipertunjukkan memiliki cerita dengan makna yang sangat
mendalam. Mengingat pentingnya budaya daerah yang harus kita lestarikan,
kesempatan kali ini penulis akan membagikan beberapa budaya asli dari
wilayah Kabupaten Jember - Jawa Timur yang ternyata Kabupaten ini
memiliki segudang seni dan budaya yang sangat menarik dan patut untuk
dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya di Indonesia.
1. MUSIK PATROL
Salah satu kesenian yang menjadi salah satu aset kebudaya Kabupaten
Jember ini memiliki harmonisasi lantunan nada-nada yang unik dan menarik
untuk dinikmati. Suara yang menarik dihasilkan oleh alat berupa tabung
kayu dengan berbagai ukuran dipadukan dengan peralatan musik seruling.
Lagu yang dinyanyikan dalam musik patrol adalah lagu daerah seperti
Jawa, Madura, dan banyuwangi.
2. CAN-MACANAN KADHUK
Can-macanan Kadhuk diambil dari bahasa Madura yang berarti Macan yang
terbuat dari karung goni, karena pada awal pembuatannya, bentuk anggota
badan macan dibuat dari karung goni yang pada waktu itu merupakan bahan
yang mudah di dapat. Latar belakang kesenian Can-Macanan Kadhuk berasal
dari tradisi pekerja/petani perkebunan untuk menjaga pertanian dan hasil
kebun dari hewan liar dan pencuri. Di Kabupaten Jember kesenian ini
biasanya diselenggarakan terbatas untuk memeriahkan hari-hari besar dan
acara hajatan.
3. TAK-BUTAKAN
Seperti Can-Macanan Kadhuk Kesenian Tak-Butakan yang dapat ditemukan di
daerah Kamal juga diambil dari bahasa Madura yang artinya boneka raksasa
dedemit. Tak-Butakan mirip dengan kesenian khas betawi yaitu
ondel-ondel tetapi pada kesenian Tak-Butakan identik dengan wajah seram
dan menakutkan. Tak-Buatakan dibuat dengan tinggi sekitar 4-5 meter
dengan rangka kayu sebagai rangka utama dan bentuk wajah dibuat dari
topeng kayu yang diukir seseram mungkin. Saat melakukan atraksi kesenian
ini Pagelaran kesenian ini biasanya dilakukan pada acara selamatan
desa dan acara besar desa lainnya.
4. TARI LAHBAKO
Tari khas Jember ini mengandung arti mengolah tembakau, diperagakan oleh
penari perempuan dengan menggunakan kostum pakaian ala petani tembakau
dengan berbagai aksesoris pelengkap seperti anting, bendera kecil, dan
hiasan lainnya yang berbentuk daun tembakau. Dalam penampilannya penari
berkolaborasi dengan musik patrol sebagai pengiring yang merupakan musik
khas traditional Jember.
5. TARI LENGGER
Tarian ini merupakan tarian asli daerah Jember yang memiliki nilai seni
dan unsur sakral yang sangat tinggi, awal mulanya muncul dalam tradisi
perkebunan khususnya perkebunan kopi daerah Panti yang ditampilkan pada
tengah malam sampai menjelang pagi sebagai bentuk syukur terhadap hasil
yang dicapai.
6. LARUNG SESAJI
Adalah ritual tahunan nelayan selatan Jember yang bertujuan untuk
mengungkap rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan panen
ikan yang didapatkan. Cara ritual ini adalah mengarak dan melepaskan
sejumlah sesajian berupa sepotong kepala kambing, dan bahan pelengkap
lainnya yang diletakkan di atas sebuah replika perahu yang dilepaskan
oleh sesepuh ke tengah samudra.
7. TOTA'AN MERPATI
Merupakan kesenian yang pertama kali digelar di daerah Semboro sebagai
simbol kedamaian dengan melepaskan ratusan ekor burung merpati. Acara
ini biasanya digelar dua tahun sekali dan menjadi kegiatan rutin dengan
pengikut serta pengunjung yang sangat banyak.
Seni dan Budaya yang sudah dijelaskan di atas merupakan sebagian kecil
kesenian yang ada di Kabupaten Jember. Keunikan yang ada tentunya sangat
sayang jika tidak kita lestarikan untuk dapat dinikmati secara terus
menerus. Peran serta masyarakat serta pemerintah daerah dalam
melestarikan kesenian khas Jember tentunya harus menjadi perhatian
khusus agar kesenian tersebut terus berkembang.













Mungkin bisa lebih di jelaskan lebih rinci pada setiap kesenian tersebut
BalasHapussiapa penulisnya tolong bales?
BalasHapus